Jenis Kain untuk Bahan Sprei dan Bed cover

Melanjutkan posting sebelumnya mengenai jenis bahan kain sprei.  Kali ini kita akan menjelaskan mengenai jenis bahan sprei yang ada di pasaran internasional pada umumnya. Kita akan mengawalinya dari bahan paling populer sampai ke bahan yang kurang populer digunakan sebagai bahan sprei.

 

Kain Sprei Katun

Jenis bahan kain sprei katun ini harganya relatif murah dibandingkan dengan bahan lain sehingga membuat jenis kain ini sebagai primadona di pasar dan banyak digunakan di seluruh dunia. Secara kualitas cukup jauh jika dibanding dengan sutra dan linen tetapi kelembutannya, penyesuaiannya terhadap suhu, dan juga kemudahan produksi menjadi alasan kuat kenapa sprei katun menjadi sprei yang paling banyak dicari orang. Dengan banyaknya permintaan sprei berbahan katun, yang pada akhirnya membuatnya banyaknya penjual sprei berbahan katun dimana-mana.

Berdasarkan tingkat kualitasnya, bahan katun dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu :

  • Katun jepang : bahan katun yang di impor dari jepang. Tekstur kainnya lebih halus dan lebih lembut serta warnanya  lebih tajam dan lebih terang dibanding dengan katun cina. Seringkali disebut dengan sprei satin jepang.
  • Katun cina : bahan katun yang di impor dari Cina. Bahan ini lebih halus dan juga lebih lembut.
  • Katun lokal : bahan katun lokal dengan kualitas katun mencapai 80% membuatnya lebih halus, tidak berbulu & tidak luntur. Seringkali disebut sebagai bahan catra.

 

Kain Sprei Linen

Kain linen merupakan jenis kain tertua yang pernah digunakan manusia. Kain ini dibuat dari serat tumbuhan flax (tanaman linen). Untuk pembuatannya membutuhkan banyak sekali tenaga tetapi kualitas yang dihasilkan sepadan karena kain linen dikenal dengan keademannya yang luar biasa dan juga kesegarannya dalam cuaca yang panas. Kain ini juga digunakan untuk membalut mumi-mumi yang berada di negara Mesir. Karena pembuatannya yang sulit tidak heran jika harganya sangat mahal dan diproduksi secara terbatas.

 

Bahan Sprei Sutra

Kain sutra dibuat dari coccoon larva ulat sutra, dan beberapa serangga lain untuk kemudian ditenun. Kemampuan penyerapan sutra membuatnya nyaman dipakai dalam cuaca hangat. Kebalikannya, konduktivitasnya yang rendah menjaga udara hangat agar tetap berada di dekat kulit saat cuaca dingin. Kelebihan utama dari sutra adalah kesan tampilan mewah yang dimilikinya. Tak ada bahan lain yang mampu menandingi kesan kemewahan tersebut. Dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya, tak heran jika harga kain sutra ini sangat mahal dan sulit didapat di pasaran pada umumnya.

 

Bahan Sprei Bamboo Fibre (Serat Bambu)

Serat bambu adalah serat selulosa yang diekstrak dari tanaman bambu (dengan bahan tambahan lainnya). Serat selulosa ini dibuat dari batang bambu yang sudah dilumat menjadi bubur. Secara kualitas, kain sprei yang terbuat dari bamboo fibre ini dalam banyak aspek mampu mengalahkan bahan lainnya. Kelebihan serat bambu:

  • Kain serat bambu menyerap dan menguapkan keringat lebih cepat. Tidak lengket di kulit. Tidur jadi terasa lebih nyaman.
  • Kain serat bambu memiliki kemampuan “ajaib” dalam mengatur suhu. Kain serat bambu tidak akan terasa panas pada cuaca yang panas. Dan akan menjadi terasa hangat dalam cuaca yang dingin.
  • Kain serat bambu tahan terhadap sinar UV.
  • Kain serat bambu juga tahan dari serangan jamur (fungi).
  • Dalam skala mikroskopis, serat bambu berbentuk permukaan bundar. Ini membuat kain serat bambu jadi terasa lebih lembut.
  • Karena tidak mengandung bahan kimia, serat bambu sangat cocok bagi Anda yang mudah alergi pada bahan-bahan kimia tertentu.
  • Penggunaan kain serat bambu juga mempromosikan gaya hidup cinta lingkungan karena serat bambu bersifat biodegradable (bisa terurai secara alami), bambu merupakan tumbuhan dengan tingkat pertumbuhan tercepat. Penggunaannya bisa lebih sustainable (tahan lama, tidak menghabiskan sumber daya) , bambu mampu hidup tanpa pestisida atau fertilisasi sama sekali.

Karena biaya produksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan lain maka bahan kain ini masih sangat jarang beredar di pasaran.

 

Kain Sprei Rayon

Rayon, serupa dengan serat bambu, juga dibuat dari serat selulosa. Perbedaannya adalah bahan pembuatnya,  bamboo fibre untuk serat selulosa dibuat dari batang bambu sedangkan rayon, serat selulosa didapatkan dari pohon kayu yang dicampur dan direaksikan dengan berbagai bahan kimia seperti soda kaustik, karbon disulfida dsb. Jenis bahan kain rayon tidak sealami kain serat bambu, dan seringkali dianggap sebagai salah satu penyebab kegundulan hutan. Kain rayon cukup lembut, bahkan dengan komposisi tertentu mampu menyamai kelembutan kain sutra. Serat rayon mudah diwarnai, bahan rayon tidak menahan panas tubuh, sehingga cocok untuk wilayah beriklim panas. Tetapi kain rayon kurang baik dalam hal elastisitas dibandingkan dengan kain lain dan perawatan kain rayon cukup sulit sehingga untuk mencucinya harus menggunakan jasa dry cleaning.

 

Itulah informasi tentang berbagai macam jenis bahan kain sprei yang ada di pasar internasional. Semoga bermanfaat  🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *